Strategi Menanamkan Nilai - Nilai Akhlak Melalui Integrasi Pendidikan Nilai - Nilai Akhlak Melalui Integrasi Pendidikan

https://doi.org/10.52593/pdg.02.1.04

Authors

  • Aida Noer Aini STAI DR. KHEZ. Muttaqien Purwakarta
  • Euis Nurjanah STAI DR. KHEZ. Muttaqien Purwakarta
  • Muhamad Ridwan Effendi Universitas Negeri Jakarta

Keywords:

Nilai, Akhlak, Inklusi, Integrasi

Abstract

SDS Inklusi Azaddy Al-Ghozali Jatinangor merupakan sekolah yang eksistensinya memberi penguatan nilai – nilai akhlak  dengan integrasi pendidikan melalui daily routine. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui lebih dalam terkait integrasi pendidikan tersebut. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Penelitian ini mengacu pada teori Abdul Hamid. Terdapat 5 standar nilai – nilai yang harus dipertahankan, yaitu; 1) Tingkah Laku; 2) keindahan; 3) keadilan; 4) kebenaran:  5) efisiensi. Teori akhlak mengacu pada Imam Al-Ghazali. Terdapat 4 pembagian kriteria akhlak, yaitu; 1) kekuatan ilmu; 2) kekuatan marah yang terkontrol oleh akal; 3) kekuatan nafsu syahwat, 4) kekuatan keseimbangan. Teori Integrasi mengacu pada Anwar Sanusi meliputi : 1) kesatuan yang utuh; 2) tidak terpecah belah. Adapun teori inklusi mengacu pada teori Jamilah Candra Pratiwi. Sekolah inklusi tidak memandang dari 5 aspek, yaitu : 1) emosi; 2) fisik; 3) intelegensi; 4) social; 5) emosional. Berdasarkan hasil penelitian sekolah ini menanamkan nilai – nilai akhlak melalui strategi integrasi pendidikan dengan indikator neurosains, nutrisi dan stimulus. Aspek ini diimplementasikan terhadap anak normal maupun anak berkebutuhan khusus dalam menanamkan nilai – nilai akhlak.

References

Abdullah. 2005. Panduan Aqidah Lengkap. Bogor : Pustaka Ibnu Katsir

Abidin, Zainal. 2010. Integrasi Ilmu dan Agama. Bandung : Mizan Pustaka

Alwi dan Hasan. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka

Borrong, R. (2006). Etika Bumi Baru. Gunung Mulia.

Candra, Jamilah., 2015. “Sekolah Inklusi Untuk Anak Berkebutuhan Khusus,” dalam khazanah : Jurnal Pendidikan Luar Biasa

Effendi, M. R. (2020). Mitigasi Intoleransi dan Radikalisme Beragama di Pondok Pesantren Melalui Pendekatan Pembelajaran Inklusif. Paedagogie, I(I), 55–74. https://doi.org/doi.org/10.20211/pdg.01.1.05

Effendi, M. R. (2020). Mitigasi Intoleransi dan Radikalisme Beragama di Pondok Pesantren Melalui Pendekatan Pembelajaran Inklusif. Paedagogie| Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 1(1), 56-75.

Gaunansyah, Ganes., 2020. “Integrasi Pendidikan Nilai dalam Membangun Karakter Siswa di Sekolah Dasar.” Kompas, 3 November

Hamid, Abdul., 2016. “Metode Internalisasi Nilai – Nilai Akhlak,” dalam khazanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam. Vol.14, No.2

Ibnu, Trianto. 2007. Model Pembelajaran Terpadu Dalam Teori dan Praktik. Jakarta : Prestasi Pustaka Publisher

Manpan Drajat, M. R. E. (2015). Etika Ptrofesi Guru. Alfabeta.

Muhamad Ridwan Effendi, Rudi M. Barnansyah, S. N. (2019). Model Pendidikan Inklusif Pondok Pesantren. Laboratorium PAI FIS UNJ. https://seminars.unj.ac.id/icic/

Effendi, M. R., Barnansyah, R. M., & Nurpratiwi, S. (2019). MODEL PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN INKLUSIF. PROCEEDING BOOK.

Effendi, M. Ridwan dan Manpan Drajat. Etika Profesi Guru. Cet. I: Bandung; Alfabeta, 2014.

Muspiroh, Novianti., 2013. “Integrasi Nilai Islam Dalam Pembelajaran IPA,” dalam khazanah : Jurnal Kebijakan Pendidikan. Vol.Xxviii, No.3

Rohayati, Enok. 2011. “Pemikiran Al-Ghazali tentang Pendidikan Akhlak” dalalam khazanah jurnal : Pendidikan Agama Islam. Vol. XVI, No.01

Yusuf, M.,2020. “Tren Kriminalitas Meningkat Saat PSBB Berjalan.” Fokus, 24 April

Published

2021-01-23