The Role of Islamic Education in Improving Adolescent Social Skills

https://doi.org/10.52593/pdg.07.1.01

Authors

Keywords:

Adolescents, Islamic Education, Social Skills

Abstract

Islamic education has a strategic role in shaping adolescent social skills based on religious and moral values. This study aims to examine how Islamic education contributes to fostering adolescent social skills, especially in the aspects of communication, cooperation, tolerance, and social responsibility. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation studies. The subjects of the study included educators, education personnel, and students at the secondary level. The results of the study indicate that Islamic education, through the integration of faith, morality, and social values in the learning process, is effective in developing adolescents' abilities to interact positively in their social environment. The value education instilled in Islamic Religious Education (PAI) encourages adolescents to be empathetic, respect differences, and actively participate in social activities. In conclusion, Islamic education is an important foundation in fostering adolescent social skills, so it needs to be continuously strengthened through a contextual and applicable approach.

References

Abdillah, A., & Syafe’i, I. (2020). Implementasi pendidikan karakter religius di SMP Hikmah Teladan Bandung. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(1), 17–30.

Achmad, F. (2024). Filosofi Pendidikan Islam: Membentuk Jiwa Anak Usia Dini Sebagai Cerminan Fitrah Dan Akhlak Mulia. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 6(2), 188–206.

Agusniatih, A., & Manopa, J. M. (2019). Keterampilan sosial anak usia dini: teori dan metode pengembangan. Edu Publisher.

Agustianti, R., Nussifera, L., Angelianawati, L., Meliana, I., Sidik, E. A., Nurlaila, Q., Simarmata, N., Himawan, I. S., Pawan, E., & Ikhram, F. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif. Tohar Media.

Ainiyah, N. (2013). Pembentukan karakter melalui pendidikan agama Islam. Al-Ulum, 13(1), 25–38.

Alawiyah, T. (2024). Pembinaan Spiritual Dan Moral Pemuda Islam Di Desa Guntung Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 7(2), 5251–5258.

Albab, M. U., & Rohmah, S. (2023). Efektivitas Program Jum’at Berkah dalam Penumbuhan Sikap Empati Peserta Didik Di Sekolah Dasar Nahdlatul Ulama 1 Trate Gresik. BHINNEKA: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran, 1(02), 206–215.

Alivia, T., & Sudadi, S. (2023). Manajemen Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler. Tolis Ilmiah: Jurnal Penelitian, 5(2), 108–119.

Alwi, A., Aziz, N. A., Azmira, R., Putri, R. J., & Lubis, M. R. (2024). Pembelajaran Kooperatif: Meningkatkan Pemahaman, Keterampilan Sosial, Dan Motivasi Belajar Siswa. Cognoscere: Jurnal Komunikasi Dan Media Pendidikan, 2(1), 1–6.

Anggraini, K. C. S. (2022). Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan Keterampilan Sosial: Telaah Pengaruhnya Terhadap Kemampuan Analisis-Sintesis Siswa. Nawa Litera Publishing.

Ansyori, A. (2024). Peran Pendidikan Islam dalam Mendorong Perdamaian dan Toleransi di Masyarakat Multikultural. Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam, 2(1), 12–18.

Arif, M. (2012). Pendidikan Agama Islam Inklusifmultikultural. Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 1–18.

Ariziq, B. L. (2022). Kedudukan Dan Kondisi Wanita Sebelum Dan Sesudah Datangnya Agama Islam. Jurnal Keislaman, 5(1), 1–12.

Armini, N. K. (2024). Evaluasi metode penilaian perkembangan siswa dan pendidikan karakter dalam kurikulum merdeka pada sekolah dasar. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(1), 98–112.

Aufa. (2025). Wawancara Kepala Sekolah SMK Syahida Tasikmalaya.

Barokah, A., Rossi, A. R. Z., Habibah, H., Khopipah, K., & Wibiwirutami, T. (2024). Peran Kegiatan Ekstrakulikuler dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Sekolah Dasar (SD). INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(4), 13835–13847.

Darmalaksana, W. (2020). Metode penelitian kualitatif studi pustaka dan studi lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Esmael, D. A., & Nafiah, N. (2018). Implementasi pendidikan karakter religius di sekolah dasar khadijah surabaya. EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 16–34.

Eulis Habibah. (2025). Wawancara Guru Pendidikan Agama Islam.

Fathoni, T. (2021). Pengaruh Tingkat Pendidikan Agama Islam Orang Tua Terhadap Karakter Religius Peserta Didik. MENTARI: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1).

Fatimatus, Z. (2021). Pendidikan Berbasis Nilai Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan dalam Bentuk Pengajian di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Pamekasan. IAIN Madura.

Gimri, F. D., Dewianti, A. F., Rahmasari, R., Rahmasari, R., & Purwanto, H. (2023). Konsep untuk menciptakan keseimbangan hidup manusia dalam sistem pendidikan Islam. Baitul Hikmah: Jurnal Ilmiah Keislaman, 1(2), 108–122.

Haj, H. S., & Rossidy, I. (2024). Implementasi Nilai-nilai Multikulturalisme dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Kota Batu. ISLAMIKA, 6(3), 1380–1391.

Hakim, A., & Herlina, N. H. (2018). Manajemen Kurikulum Terpadu di Pondok Pesantren Modern Daarul Huda Banjar. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 6(1), 111.

Hasanudin, S. N. (2023). Konsep Pendidikan Humanistik Dalam Al-Qur’an Surat Al-Hujurat Ayat 13 Kajian Ilmu Pendidikan Islam. Masagi, 1(2), 56–61.

Helandri, J., & Supriadi, S. (2024). Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Konteks Modern: Tinjauan Terhadap Praktik Dan Tantangan. TA’LIM: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 7(1), 93–116.

Ibrahim, M. B., Sari, F. P., Kharisma, L. P. I., Kertati, I., Artawan, P., Sudipa, I. G. I., Simanihuruk, P., Rusmayadi, G., Nursanty, E., & Lolang, E. (2023). Metode Penelitian Berbagai Bidang Keilmuan (Panduan & Referensi). PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Jamaludin, J., Amus, S., & Hasdin, H. (2022). Penerapan nilai profil pelajar pancasila melalui kegiatan kampus mengajar Di Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(3), 698–709.

Jannah, M. (2017). Remaja dan tugas-tugas perkembangannya dalam islam. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 1(1).

Kamila, A. (2023). Pentingnya Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Moral dalam Membina Karakter Anak Sekolah Dasar. Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 2(5), 321–338.

Khadijah, K. (2020). Perkembangan jiwa keagamaan pada remaja. Jurnal Al-Taujih: Bingkai Bimbingan Dan Konseling Islami, 6(1), 1–9.

Kusadi, N. M. R., Sriartha, I. P., & Kertih, I. W. (2020). Model pembelajaran project based learning terhadap keterampilan sosial dan berpikir kreatif. Thinking Skills and Creativity Journal, 3(1), 18–27.

Larasati, K., & Marheni, A. (2019). Hubungan antara komunikasi interpersonal orangtua-remaja dengan keterampilan sosial remaja. Jurnal Psikologi Udayana, 6(1), 88–95.

Lesmana, G. (2022). Psikologi Perkembangan Peserta Didik (Vol. 1). umsu press.

Maryani, E., & Syamsudin, H. (2009). Pengembangan Program Pembelajaran IPS untuk meningkatkan kompetensi Keterampilan sosial. Jurnal Penelitian, 9(1).

Nurhaliza, S. (2024). Pendidikan Agama Islam dan Peningkatan Keterampilan Sosial dalam Memainkan Peran Penting Membentuk Karakter Moral dan Sosial Siswa. Integrated Education Journal, 1(1), 1–21.

Nurrisa, F., & Sabda, S. (2025). Konsep Kedudukan dan Peran Masyarakat Sebagai Landasan Pendidikan Islam. Jurnal Teknologi Pendidikan Dan Pembelajaran| E-ISSN: 3026-6629, 2(3), 845–851.

Nurwahidah, N., Samsuri, T., Mirawati, B., & Indriati, I. (2021). Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Siswa Menggunakan Lembar Kerja Siswa Berbasis Saintifik. Reflection Journal, 1(2), 70–76.

Rahmadhea, S. (2024). Pengembangan Program Bimbingan Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa. JBK Jurnal Bimbingan Konseling, 2(02), 46–53.

Rahman, K. (2018). Perkembangan lembaga pendidikan islam di indonesia. Tarbiyatuna Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 1–14.

Ramdhan, M. (2021). Metode penelitian. Cipta Media Nusantara.

Rantio, G., & Rahman, S. (2022). Multikulturalisme Pendidikan Agama Islam. Journal of Education and Instruction (JOEAI), 5(1), 85–92.

Remaja, A. H. P. (2023). Perkembangan Remaja. Psikologi Perkembangan, 155, 2024.

Sahal. (2025). Wawancara Siswa SMK Syahida.

Sari, S. Y. (2017). Tinjauan perkembangan psikologi manusia pada usia kanak-kanak dan remaja. Primary Education Journal (PEJ), 1(1), 46–50.

Semiawan, C. R. (2010). Metode penelitian kualitatif. Grasindo.

Shilviana, K., & Hamami, T. (2020). Pengembangan kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler. Palapa, 8(1), 159–177.

Sugiyono, P. D. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D, Bandung: Cv. Alvabeta.

Sumar, W. W. T. (2015). Implementasi kesetaraan gender dalam bidang pendidikan. Jurnal Musawa IAIN Palu, 7(1), 158–182.

Suryadilaga, M. A. (2021). Mengajarkan rasa toleransi beragama pada anak usia dini dalam persepektif hadis. KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education, 4(1), 110–118.

Utari, L., Kurniawan, K., & Fathurrochman, I. (2020). Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membina Akhlak Peserta Didik Autis. JOEAI (Journal of Education and Instruction), 3(1), 75–89.

Wardhani, D. T. (2012). Perkembangan dan seksualitas remaja. Sosio Informa, 17(3).

Widodo, H. (2021). Pendidikan holistik berbasis budaya sekolah. Uad Press.

Yudiana, I. (2023). Upaya Guru Dalam Menanamkan Kesadaran Sosial Melalui Mata Pelajaran IPS Pada Siswa Di SMPN 1 Sambit Ponorogo. IAIN Ponorogo.

Zain, S. H. W., Wilis, E., & Sari, H. P. (2024). Peran Pendidikan Islam dalam Pembentukan Karakter Masyarakat Berbasis Nilai-Nilai Al-Qur’an dan Hadis. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 2(4), 199–215.

Published

2026-01-31

How to Cite

Hilmi, F. (2026). The Role of Islamic Education in Improving Adolescent Social Skills. Paedagogie: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 7(01), 01–21. https://doi.org/10.52593/pdg.07.1.01

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.