Pring Goprak Bung Mecungul dalam Jama’ah LDII: Terminologi, Filosofi, dan Implikasinya terhadap Pendidikan di Indonesia

https://doi.org/10.52593/pdg.07.1.04

Authors

Keywords:

Character, Education, LDII, Philosophy, Pring Goprak

Abstract

This study aims to analyze the meaning, philosophy, and implications of the terminology pring goprak bung mecungul in the context of Jama'ah LDII education and its relevance to the development of education in Indonesia. This study focuses on: (1) the meaning and philosophy of education contained in the terminology pring goprak bung mecungul, (2) five elements as the key to implementing the terminology pring goprak bung mecungul in Jama'ah LDII educational practices, and (3) its implications for the development of education in Indonesia. This study uses a qualitative approach guided by historical methods, such as heuristics, verification, interpretation, and historiography. Data collection techniques include document studies, observation, and in-depth interviews. This study was conducted in the Kediri and Kertosono areas, East Java, involving 12 informants consisting of LDII administrators, parents, educational experts, and members of the congregation as representatives of the five elements of development. The results of the study indicate that the terminology pring goprak bung mecungul represents a framework of character education values ​​that are realized through a program of forming 29 noble characters and implemented systematically through five elements of development as the key to the successful application of the terminology. The implementation of this terminology in formal and non-formal education of the LDII Congregation shows a significant contribution to strengthening character, increasing learning awareness, forming inherent educational awareness, and internalizing moral values. This study concludes that the terminology pring goprak bung mecungul not only functions as a cultural-religious term, but can also be developed as an alternative conceptual framework in the development of character education in Indonesia that is oriented towards the formation of personality, moral awareness, and awareness of sustainable education.

References

Abdurahman, D. (2019). Metodologi Penelitian Sejarah Islam. Ombak.

Ali, A. (2023). Nilai-Nilai Kebijakan dalam Jamaah LDII: Dari Amal Saleh Hingga Kemandirian. Deepublish.

Bali Post. (1990, November). Menjadikan Lembaga Dakwah Lebih Berkualitas. Bali Post, 6.

Fadilah, Rabi’ah, Alim, W. S., & Zumrudiana, A. (2021). Pendidikan Karakter. CV Agrapana Media.

Fuadi, M. A., & Khakim, Y. S. (2022). DINAMIKA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PESANTREN LDII MILLENIUM ALFIENA NGANJUK. ASKETIK: Jurnal Agama Dan Perubahan Sosial, 6(1), 29–46. https://doi.org/10.30762/asketik.v6i1.186

Hafizi, Z. (2023). Evaluasi Konstruktivisme Sosial Sebagai Pendekatan Pendidikan Karakter di Era Digital. Jurnal Ilmiah Edukatif, 9(2), 116–125. https://doi.org/10.37567/jie.v9i2.2519

Hamid, A. R., & Madjid, M. S. (2011). Pengantar Ilmu Sejarah. Ombak.

Hendriani, W. (2018). Resiliensi Psikologis: Sebuah Pengantar. Prenamedia Group.

Ibrahim, J. T. (2019). Sosiologi Pedesaan. Universitas Muhammadiyah Malang.

Istiyanto, S. B., & Novianti, W. (2018). Etnografi Komunikasi Komunitas yang Kehilangan Identitas Sosial dan Budaya di Kabupaten Cilacap. Jurnal Kajian Komunikasi, 6(1), 64–77. https://jurnal.unpad.ac.id/jkk/article/view/15213

Kuntowijoyo. (2003). Metodologi Sejarah. Tiara Wacana.

LDII. (2004). Penegakan Bener Kurup Janji dalam Praktek Hubungan Kerja Antara Pengusaha dengan Karyawan dalam Lingkungan Jama’ah. LDII.

LDII. (2013). Perlunya Kemandirian sebagai Kebutuhan Remaja untuk Menyongsong Kebutuhan Masa Depan. LDII.

LDII. (2017). Menyiapkan Kepemimpinan yang Profesional Religius. LDII.

LDII. (2020a). Enam Thobiat Luhur dalam Kehidupan Bermasyarakat. LDII.

LDII. (2020b). KE-LDII-AN IV: Kontribusi LDII dalam Membangun Karakter Bangsa dengan Membina Generasi Penerus Demi Keberlanjutan Bangsa dan Negara. LDII.

LDII. (2020c, March). Kemandirian Menentukan Marwah Seseorang, Institusi Maupun Bangsa. LDII, 3. majalah.nuansaonline.net/2022/03/

LDII. (2022). Garis-Garis Besar Materi dan Target Pembinaan Generus. LDII.

LDII. (2023a). Memahami Berbagai Aspek Perilaku Remaja dan Upaya Mencapai Keberhasilan Tri Sukses Generasi Penerus. LDII.

LDII. (2023b). Peran dan Kerja Sama Lima Unsur. LDII.

LDII. (2024a). KE-LDII-AN VIII: Membangun Karakter Generasi Muda Profesional Religius Berwawasan Kebangsaan Menyambut Indonesia Emas 2024. LDII.

LDII. (2024b). Mereka Bicara Solusi Masalah Bangsa: Mendag Zulhas Ajak Warga LDII Buka Warung. LDII, 20–21. https://majalah.nuansaonline.net/nuansa-persada-edisi-januari-2024/

LDII. (2024c, May). Memperbaiki Demokrasi dari Hilir: Menuju Indonesia Emas dengan 29 Karakter Luhur. LDII, 20.

Madjid, D., & Wahyudhi, J. (2014). Ilmu Sejarah Sebuah Pengantar. Kencana.

Manalu, E. (2014). Penerapan Pendekatan Konstruktivis Sosial Dalam. Jurnal Handayani, 2(1), 13–23. https://doi.org/10.24114/jh.v2i1.1733

Nasrudin, M. W. (2019). Peningkatan Kualitas Pembelajaran Berbasis Kontruktivisme Melalui Media Sosial. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(2). http://journal.unirow.ac.id/index.php/teladan/article/view/101

Nendissa, J. E. (2022). Teori Konflik Sosiologi Modern Terhadap Pembentukan Identitas Manusia. Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha, 4(3), 69–76. https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=6fTPh2gAAAAJ&citation_for_view=6fTPh2gAAAAJ:9yKSN-GCB0IC

Octawidyanata, A. Q., & Nugraha, S. (2016). Studi Deksriptif Mengenai Identitas Sosial Anggota Kbppp Yang Bergabung Kedalam Kelompok Geng Motor Brigez Di Sukabumi. Prosiding Psikologi, 2(1), 1–120. http://elibrary.unisba.ac.id/files/09-1616_Fulltext.pdf

Ottoman. (2014). Asal Usul Dan Perkembangan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (L D I I). Tamaddun: Jurnal Kebudayaan Dan Sastra Islam, 14(2), 147–162. http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/tamaddun/article/view/129

Payong, M. R. (2021). ZONE OF PROXIMAL DEVELOPMENT AND SOCIAL CONSTRUCTIVISMBASED EDUCATION ACCORDING TO LEV SEMYONOVICH VYGOTSKY. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 12(2). https://doi.org/10.36928/jpkm.v12i2.589

PC LDII Soreang. (2024). 29 Karakter Luhur Generasi Penerus Warga LDII. LDII. https://ldiisrg.web.id/29-karakter-luhur-generasi-penerus-warga-ldii/

Pesantren Al-Ubaidah. (1994). Wajibnya Adil dan Tho’at Bagi Para Pemimpin. Pesantren Al-Ubaidah.

Pesantren Al-Ubaidah. (1999). Peran Penggerak Pembina Generus (PPG) dan Lima Unsur dalam Pembinaan Generus. Pesantren Al-Ubaidah.

Pesantren Al-Ubaidah. (2016). Ke-LDII-an: LDII sebagai Organisasi Pembelajar. Pesantren Al-Ubaidah.

Pesantren Al-Ubaidah. (2020). Peramutan dalam LDII Sampai Husnul Khatimah. Pesantren Al-Ubaidah.

Pesantren Al-Ubaidah. (2024). Tri Sukses Generus. Pesantren Al-Ubaidah.

Retnaningsih, A. P. (2024). Relevansi Konstruktivisme Sosial Lev Vygotsky terhadap Kurangnya Peran Orang Tua dalam Pendidikan Moral Anak di Indonesia. JurnalFilsafat,AgamaHindu,DanMasyarakat, 7(1), 44–58. https://e-journal.iahn-gdepudja.ac.id/index.php/SD/article/view/1617

Rukiati, E. K., & Hikmawati, F. (2006). Sejarah Pendidikan Islam di Indonesai. CV Pustaka Setia.

Salsabila, Y. R., & Muqowim. (2024). KORELASI ANTARA TEORI BELAJAR KONSTRUKTIVISME LEV VYGOTSKY DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL). Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(3), 813–827. https://jurnalp4i.com/index.php/learning/article/view/3185

Sjamsuddin, H. (2007). Metodologi Sejarah. Ombak.

Ulfah, N. M. (2017). Strategi Dan Manajemen Dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (Ldii) Kecamatan Tugu Kota Semarang. Jurnal Ilmu Dakwah, 35(2), 207. https://doi.org/10.21580/jid.v35i2.1617

Wahid, A. (2001). Pergulatan Negara, Agama, dan Kebudayaan. Desantara.

Warsito, E. (2020). Kontruksi Pendidikan Karakter bagi Mahasiswa di Pondok Pesantren: Studi Kasus di Pondok Pesantren Mahasiswa Khoirul Huda Surabaya [Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya]. http://digilib.uinsa.ac.id/45144/

Published

2026-01-31

How to Cite

Sulthonul Khakim, Y. (2026). Pring Goprak Bung Mecungul dalam Jama’ah LDII: Terminologi, Filosofi, dan Implikasinya terhadap Pendidikan di Indonesia. Paedagogie: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 7(01), 65–92. https://doi.org/10.52593/pdg.07.1.04

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.