cover image

ADDABANI: Interdisciplinary Journal of Islamic Education is a periodical scientific journal published 2 (two) times a year in January and July by Muttaqien Publishing and managed by the Center for Research and Community Service (P3M) STAI DR. KHEZ. Muttaqien Purwakarta. This journal contains scientific articles from interdisciplinary Islamic education research that reviews the topics  of Islamic Education Philosophy, Modernization of Islamic Education, Islamic Education Policy, Islamic educational institutions, Islamic Higher Education, Islamic Education and Science, Islamic Character and education, Pesantren and Madrasah Education, Islamic Education and Social Transformation, Islamic education curriculum, Various Models, Strategies, Teaching Methods of Islamic Education,  Islamic Education Figures, Islamic Education Media, Islamic Education Evaluation.

  • Editor in Chief: Asep Lukman Hamid
  • ISSN (online): 3025-6542
  • Frequency: Every Six Months
     
     

Current Issue

Vol. 1 No. 2 (2024): ADDABANI: Interdisciplinary Journal of Islamic Education
					View Vol. 1 No. 2 (2024): ADDABANI: Interdisciplinary Journal of Islamic Education

Pada Vol. 01 No. 2 Tahun 2024 ini, Jurnal Addabani: Interdisciplinary Journal of Islamic Education menerbitkan enam artikel yang ditulis oleh dosen dengan latar belakang keilmuan yang beragam. Hal ini menggambarkan keragaman topik penelitian dalam kajian ilmu Pendidikan Islam yang diterbitkan oleh Jurnal Addabani. Artikel pertama ditulis oleh Desy Nazula dengan judul Membangun Iklim Organisasi Melalui Peran Kepala Madrasah dalam Upaya Meningkatkan Motivasi Kerja di MIN 1 Ponorogo. Artikel kedua ditulis oleh Nurdika Khoiriyah, Wahyu Hidayatdengan judul Pengelolaan Risiko dalam Menghadapi Tantangan Era Digital pada SMK Al-Hadi Kota Bandung.

Selanjutnya, pada artikel yang ketiga Juhana Nasrudin menjelaskan penelitiannya dalam judul The Transformation of Religio-Cultural in Society Technology 5.0 Perspective Thought Alfin Toffler and Al-Ghazali . Kemudian pada artikel keempat Syarif Hidayat, Meirani Rahayu Rukmanda melalui artikelnya yang berjudul Inovasi Pendidikan Islam di Era Industri 5.0: Menggagas Masa Depan yang Berdaya Saing . Berikutnya pada artikel yang kelima yang ditulis oleh Enjang, Didi Supandi dengan judul Analisis Lembaga Lingkungan Pendidikan. Dan artikel yang keenam ditulis oleh Aat Muslihat dengan judul Strategi Pemasaran Pondok Pesantren (NU) Al-Fatah.

Published: 2024-02-29

Articles

View All Issues